--> Skip to main content

Cara membuat burung kenari rajin berkicau dengan mudah.

Siapa sih yang tidak ingin burung kenarinya rajin berkicau? Tentu semua orang yang memelihara burung berkicau menginginkan burungnya rajin berkicau setiap hari, bahkan banyak orang yang rela mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk membuat burung peliharannya rajin berkicau.

Cara membuat burung kenari rajin berkicau dengan mudah.

Dibawah ini adalah tips bagaimana agar membuat burung kenari menjadi rajin berbunyi:

1.  Berikan pakan secara tidak berlebihan

Memberi pakan secara berlebihan akan berdampak kurang baik pada penampilan dan kesehatan kenari. Selain bisa membuat burung gemuk, pakan yang berlebihan juga akan membuat kenari malas bunyi dan lebih memperhatikan pakannya. Untuk hasil yang baik, berikan pakan biji-bijian dalam takaran yang tepat, misalnya 1/3 cepuk pakan.

2. Rutin memberikan EF

Selain pakan utama berupa biji-bijian, kenari juga harus mendapatkan nutrisi dari pakan tambahan / extra fooding (EF) secara rutin. EF yang bisa diberikan adalah buah dan sayuran.

Agar hasilnya maksimal, pakan tambahan itu bisa disajikan secara bervariasi. Misalnya buah dan sayuran dipotong kecil-kecil dan dicampur jadi satu, kemudian dimasukkan dalam cepuk tersendiri.

3. Berikan egg food

Egg food atau soft food lazim diberikan kepada kenari untuk menambah staminanya. Egg food bisa berupa potongan telur rebus yang digantung dalam sangkar harian, atau telur rebus yang diracik bersama bahan-bahan lainnya.

Untuk memancing kenari agar lebih rajin bunyi, pakan racikan egg food dapat diberikan setiap beberapa hari sekali, sebagai pengganti pakan utama (bijian) pada hari tersebut. Selain itu, Anda juga bisa mencampurkan pakan bijian ke dalam pakan racikan egg food tersebut.

4. Berikan daun-daunan hijau

Sudah bukan rahasia lagi jika kenarimania di Indonesia kerap memberikan daun yang berasal dari tanaman liar sebagai alternatif pakan tambahannya. Daun-daunan dari tanaman krokot, mengkudu, dan sebagainya dipercaya mampu membuat suara kenari menjadi lebih jernih / kristal, sehingga bisa membuatnya bersuara lebih lepas ketika berkicau.

5. Mandi, jemur, dan jaga kebersihan

Yang tak kalah pentingnya, Anda harus selalu rajin menjaga kebersihan sangkarnya. Sangkar yang bersih membuat burung terhindar dari gangguan tungau atau parasit yang bisa menyerangnya. Kenari yang terinfeksi tungau tentu tidak akan mampu berkicau dengan baik, bahkan menjadi malas berbunyi. Membersihkan sangkar bisa dilakukan pada saat kenari sedang dimandikan.

Mandikan kenari dengan cara disemprot atau menggunakan bak mandi kecil yang diletakkan dalam sangkar. Pada saat memandikan burung, kita bisa sekaligus membersihkan sangkar dari kotoran.

Setelah mandi, jemur kenari di bawah sinar matahari, tanpa perlu disediakan pakan, kecuali pakan tambahan yang berupa daun-daunan.

Waktu menjemur yang baik adalah pagi hingga siang hari sebelum pukul 10.30. Setelah sinar matahari dirasa sudah cukup terik, pindahkan kenari ke tempat yang lebih teduh sambil memberikan pakan biji-bijian.

6. Berikan suplemen tambahan

Jika kebutuhan pakan selalu tercukupi setiap hari, maka kenari akan menjadi lebih aktif dan rajin berkicau. Untuk melengkapi kebutuhan nutrisinya, Anda juga perlu memberikan suplemen tambahan seperti TestoBirdBooster / TBB yang bisa membantu merangsang burung agar lebih rajin berbunyi.

7. Melakukan pemasteran

Jika tertarik dengan kenari isian, maka pemasteran menjadi langkah yang tepat untuk membuat suara kicauannya lebih bervariasi. Pemasteran sebaiknya dilakukan saat kenari masih berumur sangat muda. Pada saat itulah mereka cenderung mempunyai banyak waktu untuk mempelajari lagu-lagu baru.

8. Membuat burung nyaman

Ada banyak hal yang bisa mempengaruhi rajin dan tidaknya burung berbunyi, salah satunya adalah rasa aman dan nyaman. Beberapa kondisi berikut ini bisa membuat kenari merasa tidak nyaman, sehingga jarang mengeluarkan suara kicauannya:

  •     Pakan dan air minum kurang diperhatikan. Misalnya kenari selalu kekurangan pakan atau air minum, lantaran pemilik malas mengganti atau menambah pakan / air minum tersebut.
  •     Sangkar terlalu kotor, sehingga menjadi sarang bakteri atau parasit yang kemudian menginfeksi burung dan menyebabkannya jarang berbunyi.
  •     Lokasi atau tempat menggantang sangkar sering terkena polusi udara. Misalnya polusi yang muncul dari asap pembakaran sampah atau knalpot kendaraan bermotor.
  •     Burung terlalu sering digantang di tempat yang sering diterpa angin kencang atau berada dekat sumber angin seperti kipas angin, blower, atau kompresor AC.
  •     Burung selalu terganggu oleh kehadiran binatang lain seperti kucing, tikus, atau hewan predator lainnya.
  •     Kenari selalu berada di dekat sangkar burung lain yang bersuara keras, misalnya poksay jambul.
  •     Menggantung sangkar kenari di tempat yang terlalu lembab juga bisa menyebabkan burung malas berbunyi dan cenderung rentan sakit.

demikian tips untuk membuat burung kenari agar rajin berbunyi setiap hari.

sumber : omkicau.com
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar